09 February 2011

Pesuruhjaya SUHAKAM Yang Tangani Isu Syiah Mesti Hindari Prasangka

Budayawan dan sastrawan asal Malaysia, Faisal Tehrani, mengharapkan Komisi Hak Asasi Manusia Malaysia (SUHAKAM) supay bersikap bijak dalam menyikapi kasus ajaran Ahlul Bait as di Malaysia. Menyusul dirilisnya statemen resmi SUHAKAM terkait Syiah pada hari ini, Faisal Tehrani mengapresiasi keseriusan SUHAKAM yang bersedia mengusut kasus Syiah dengan obyektif.

Ketika ditanya pernyataan terbaru Professor Datuk Dr. Mahmood Zuhdi Hj. A. Majid yang juga anggota SUHAKAM, Faisal Tehrani meminta Datuk Mahmood supaya menghindari pernyataan-pernyataan yang mengurangi kredibilitas SUHAKAM sebagai lembaga pelindung hak asasi manusia.


Belum lama ini, Datuk Mahmood dalam wawancaranya mengatakan, "Kalau (baca; Andai) Syiah dibenarkan berkembang di negara ini, baiknya tidak ada." Dikatakannya pula, "Bila Syiah dibenarkan, ini akan menimbulkan perpecahan." (Klik foto, baca kenyataan 'berprasangka' Datuk Mahmood dalam Majalah I keluaran Februari 2011 di sebelah)


Seraya mengkritik pernyataan Datuk Mahmoud, Faisal Tehrani menegaskan, "Mengapa argumentasi Syiah sebagai sumber perpecahan selalu dimunculkan, bukankah banyak masyarakat Tionhua, India, Dayak dan Iban di Malayasia dengan menganut berbagai ajaran. Apakah fenomena ini menimbulkan perpecahan di negara ini?"

Belum lama ini, Ayatollah Jaafar Hadi dalam wawancaranya dengan IRIB mengatakan, "Makna Syiah adalah pengikut yang setia. Untuk itu, kesetiaan itu juga setidaknya harus ditunjukkan kepada sistem kerajaan di Malaysia. Itu terbukti bahwa komunitas Syiah di Malaysia tidak mendirikan sholat Jumat terpisah dengan masyarakat setempat. Mereka bergabung dalam shalat Jumat setempat karena tidak ada beda antara shalat Jumat Syiah dan Sunni." Menurut Ayatollah Jaafar Hadi, persatuan ummat adalah harga mati yang tidak dapat ditawar lagi.

Sumber IRIB.


* Pembaca dipelawa mengundi, lihat birai kanan blog. Semua dipersilakan menekan punat seberapa yang anda suka malah boleh mengkafirkan penganut Syiah lebih dari sekali. Tetapi ingat, hidup di dunia ini akan disusuli dengan kehidupan di akhirat kelak

2 comments:

Ain said...

Rasanya tangan2 Zionis & Amerika yg org atasan kita sibuk nak bermesra-mesraan sgt2 tu lagi banyak memecahbelahkan umat islam. Mereka mencucuk jarum sekularisme dlm kepala otak anak2 muda & tua umat islam. Kalau agama jauh dari terpisah dari cara hidup, macam mana nak bersatu? Malah bukan pecahbelah je, mereka musnahkan terus saudara seagama kita di Mesir, Palestin, Iraq dan anda namakan sendirilah senarainya...

ali said...

Prof. Muhd Zuhdi, adakah akan menggunakan pedang daripada mata penanya?